YOGYAKARTA — Drh. H. Singgih Januratmoko, S.KH., M.M., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2025–2030. Keputusan penetapan Singgih Januratmoko Golkar DIY ini diambil secara mufakat dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI di Hotel Royal Ambarrukmo, Sleman, Minggu (18/5/2025).
Singgih menggantikan H. Gandung Pardiman, M.M., politisi senior Partai Golkar yang juga rekannya di DPR RI. Sosok yang berlatar belakang dokter hewan dan pengusaha unggas ini mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik suara DPD Kabupaten/Kota se-DIY.
Sinyal Kuat dari Ketua Umum DPP Partai Golkar
Sinyal terpilihnya Singgih sebetulnya sudah menguat sejak pembukaan Musda XI. Dalam pidatonya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sinyal positif di hadapan ratusan kader. Informasi lebih lanjut terkait kebijakan nasional partai dapat dilihat di website resmi DPP Partai Golkar.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut sempat menyapa Singgih secara langsung dengan gaya humorisnya yang khas.
“Nah, ini Pak Singgih. Kenal Pak Singgih tidak, Bapak/Ibu semua? Sudah clear ya, tadi malam?” ujar Bahlil yang disambut tepuk tangan riuh para peserta Musda.
Momen Nostalgia Bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X
Musda XI terasa kian istimewa dengan kehadiran Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kehadiran Raja Keraton Yogyakarta ini membawa suasana nostalgia, mengingat beliau pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar DIY periode 1977–1998.
Dalam sambutannya, Sri Sultan HB X mengungkapkan rasa hangatnya dapat kembali berada di tengah keluarga besar partai beringin.
“Saya menghadapi Bapak-Bapak sekalian seperti bernostalgia. Namun, sesuai UU Keistimewaan DIY Nomor 13 Tahun 2012, Gubernur DIY tidak boleh menjadi kader apalagi pengurus partai politik,” tutur Sri Sultan.
Sri Sultan berharap Musda XI ini melahirkan semangat gotong royong demi memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, dan masyarakat dalam membangun DIY.

